Dokumen utama termasuk laporan keuangan, neraca saldo, laporan bank, faktur penjualan dan pembelian, catatan penggajian, dan daftar wajib perusahaan. Untuk proses audit yang lancar dan efisien, serangkaian dokumen yang komprehensif biasanya diperlukan. Laporan keuangan utama termasuk neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas, bersama dengan neraca saldo terperinci dan buku besar umum. Auditor juga akan memerlukan dokumentasi pendukung untuk semua transaksi, seperti laporan bank yang terkini dan rekonsiliasi bank, faktur penjualan dan pembelian yang lengkap (termasuk kontrak dan perjanjian yang relevan), dan catatan penggajian yang tepat. Selain itu, perusahaan harus menyiapkan daftar aset, perjanjian pinjaman, portofolio investasi, perjanjian sewa, dan kontrak signifikan lainnya. Selain itu, risalah rapat direktur dan pemegang saham, daftar wajib (misalnya, daftar anggota, daftar direktur), dan catatan sekretariat perusahaan juga penting.